Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Perempuan dan Hak nya

Saya persembahkan tulisan ini tepat pada hari perempuan internasional, meskipun saya sudah menulisnya sejak bulan kemarin. Banyak di postingan sosial media bahwa perempuan seharus nya tidak usah susah payah mengejar pendidikan yang tinggi. Istri harus dirumah, mengasuh anak, menghormati dan melayani suami dengan baik. Saya anggap ini adalah suatu keterbelakangan pemikiran di era emansipasi saat ini. Suatu ketika saya melihat salah satu postingan di Facebook. Dalam postingan tersebut, di ilustrasi yang mendukung ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Ilustrasinya kira-kira begini: " Suami bekerja, gaji Rp 4 juta. Istri juga bekerja, gajinya Rp 3 juta. Kemudian sang istri memutuskan berhenti bekerja. Lalu apakah keluarga itu menjadi kekurangan? Tidak! Gaji suami kemudian menjadi Rp 7 juta! Jadi cukup! Dari mana pendapatan suami tiba-tiba menjadi naik? Dari Allah! Allah mampu membuka pintu rejeki dari mana saja, entah suami naik pangkat, dapat kontrak baru, bekerja di peru...