AKHIRAT DAN SETELAH KITA Setelah kematian, hal yang paling melekat untuk beberapa atau bahkan mayoritas orang adalah Akhirat, surga-neraka. Eksekusi di alam baka, yang menginterpretasikan bilik mana yang kelak kau singgahi sebagai akhir jiwamu menetap. Kepasrahan akan kehidupan setelah kematian membuat beberapa insan mencoba melupakan atau bahkan telah melupakan esensi sebenarnya dari hidup itu sendiri. Mmmm okey, kita gantung sejenak klaim agamis di bilik sebelah. Tenang, nanti kita ambil lagi jika diperlukan. Insan-insan yang mencoba melupakan atau bahkan sudah melupakan ini menomor genapkan setelah angka 1 hidup yang dengan jelas sedang ia jalani sekarang, detik ini. “Menabung untuk akhirat” begitu ungkap nya. Tak sedikit pula orang pamrih melakukan hal-hal terpuji karena ingin mendapat bilik bernama surga, agar namanya tak lupa untuk di catat oleh sang malaikat. Dengan begini, saya tidak menganulir bahwasanya selain kaum agamis yang gila akan baka pun ada orang...